Thursday, November 25, 2021

  

INSPIRING TEACHER


    So, This time I discussed one of the teachers who inspired me in education. Korosensei was one of the teachers who inspired me in the field of education. Although it is only a fictional story from an anime film, it has many lessons that we can take from the positive side. Korosensei is a teacher who teaches students of class E which is a class that has problematic students and is most bad class in the school. Besides his octopus-like character and his funny and pervert, Korosensei is an excellent and expert teacher. He even read his students's situation and tried to understand it in one on one. What I love most about the story is how he taught his students the one-approach method , the way he taught very efficiently and the way he brought the whole class together to work with each other was what I liked the most. Korosensei also not only supports academic learning, he also supports his students through a game, as in the story when the baseball team of class E is challenged by the best club in his school. During the exhibition match between Class E and the school's baseball club, Korosensei coached the class in countering the star player's pitches and helped them win despite Asano's interventions. While the students are grateful that their teacher is doing all of this for their benefit, they still get annoyed by his various antics, such as eavesdropping for juicy gossip and getting too cocky, which normally gets Korosensei into trouble.



Name: Muhammad Rafel Herviansyah

NIM: 215110507111046

Thursday, November 18, 2021

 Shopping Centre Shinsaibashi-Suji Osaka



Hello everyone my name is Muhammad Rafel Herviansyah, I’m from F Class English Literacy. Hello shopaholic people! This time I will explain why I chose a shopping place in Shinsaibashi-Suji Osaka, Japan. Shinsaibashi is a shopping mall in downtown Osaka, a street that becomes a market for shopping for daily necessities. Its location feels between Umeda in the north and Namba in the south, making it easy to reach and access from anywhere. Reasons why I chose Shinsaibashi because I love bargain hunting, although some items that’s a bit pricey up to the leve like “it cost a fortune!”. When I go there, the first thing I want to visit is an electronics store. Go shopping electronics things in Shinsaibashi, you don’t need to splash out, because electronics things like handphone, headphone, and the others in Japan is cheaper than Indonesia depending on the brand. Base on the article people that Do the shopping at Shinsaibashi, when we bring passport and show it to the seller then we get tax free, wow! That’s a bargain! Of course there’s many street food that sells unique food from Japan and we can do grocery shopping without think how expensive it is. When shopping for clothes there, maybe just buy a few because I'm not interested to spend money for that. There’s no fitting room so choose the right one with you. That’s it and remember don’t waste money too much for that.



Source: Tips Berbelanja di Shinsaibashi Suji-Osaka Jepang Halaman 2 - Kompasiana.com

Ini Surga Belanja di Osaka (detik.com)

Shinsaibashi Pusat Perbelanjaan Paling Sibuk di Osaka | Trip ke Jepang / Tour ke Jepang (tripjepang.co.id)

Wednesday, November 10, 2021

 

Nilai – Nilai Pancasila Sebagai Sistem Etika Dalam Kehidupan Berbangsa

Pancasila merupakan ideologi Negara Indonesia. Pancasila berasal dari dua kata bahasa sansekerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau dasar. Pancasila merupakan rumusan atau pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lantas mengapa pancasila dibentuk? Pancasila yang dijadikan sebagai dasar Negara mengandung makna bahwa nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi dasar atau pedoman bagi masyarakat Indonesia. Nilai pancasila dasarnya merupakan nilai – nilai  filsafat yang mendasar yang dijadikan peraturan dan dasar dari norma – norma  yang berlaku dalam Indonesia. Pancasila memiliki bermacam – macam fungsi dan kedudukan seperti sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa, ideologi Negara, jiwa dan kepribadian bangsa yang baik.  Nilai norma – norma adalah konsep – konsep yang saling berkaitan. Dalam hubungannya dengan pancasila maka ketiganya akan memberikan pemahaman yang saling melengkapi sebagai sistem etika. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakekatnya merupakan suatu nilai yang menjadi sumber dari segala penjabaran norma, baik norma hukum, norma moral maupun kenegaraan yang lain.

Secara bahasa kata ‘etika’ dari bahasa Yunani ethos yang memiliki arti tampak dari suatu kebiasaan. Etika ini lah yang kemudian menjadi perspektif objek/tolak ukur dalam perbuatan, sikap, atau tindakan manusia. Etika secara khusus merupakan ilmu yang mempelajari tentang sikap dan kesusilaan suatu individu dalam lingkungan pergaulannya yang berhubungan akan aturan dan prinsip terkait tingkah laku yang dianggap baik dan benar. Sedangkan etika secara umum merupakan aturan, norma, kaidah, ataupun tata cara yang biasa digunakan sebagai pedoman atau asas suatu individu dalam melakukan perbuatan dan tingkah laku dalam hal yang baik dan benar. Penerapan norma ini sangat erat kaitannya dengan sifat baik dan buruknya individu di dalam bermasyarakat. Dengan begitu, Etika merupakan ilmu yang mempelajari baik dan buruknya perbuatan kita serta kewajiban, hak, dan tanggung jawab masyarakat,  secara sosial maupun moral, pada setiap individu di dalam kehidupan bermasyarakatnya. Atau bisa dikatakan juga bahwa etika mencakup nilai yang berhubungan dengan akhlak individu terkait benar dan salahnya perbuatan tersebut. Etika tentunya harus dimiliki oleh setiap individu dan sangat dibutuhkan dalam bersosialisasi yang dimana hal itu menjadi jembatan atau penghubung agar terciptanya suatu kondisi yang baik di dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai contoh, etika yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan sekitar, yakni mengucap salam saat bertamu ke rumah orang, baik itu saudara, kerabat, maupun teman. Kemudian, meminta maaf setelah kita berbuat kesalahan, dan mengucapkan terima kasih saat seseorang telah menolong atau membantu kita.

Etika Pancasila mengatakan tentang nilai – nilai yang mendasar pada setiap sila panncasila dalam kehidupan manusia. Nilai yang pertama adalah  ketuhanan. Sila pertama merupakan nilai yang terpenting dalam kehidupan. Seluruh nilai – nilai kehidupan diturunkan dari sila ini. Suatu perbuatan dikatakan baik tidak bertentangan dengan nilai kebaikan. Pandangan demikian secara empiris bisa dibuktikan bahwa setiap perbuatan yang melanggar nilai, kaedah dan hukum tuhan ada kaitannya dengan etika manusia.

 Nilai yang kedua adalah kemanusiaan. Suatu perbuatan dikatakan baik apabila sesuai dengan nilai – nilai kemanusiaan. Prinsip pokok sila kedua ini terdapat pada nilai keadilan dan keadaban manusia. Keadilan menjadi syarat keseimbangan antara lahir dan batin, jasmani dan rohani, individu dan sosial, makhluk bebas mandiri dan makhluk Tuhan yang terikat hukum – hukum Tuhan. Keadaban mengindikasikan keunggulan manusia dibanding makhluk lain dalam beretika yang baik.

Nilai yang ketiga adalah kesatuan. Suatu perbuatan dikatakan baik ketika kita dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Sikap egois dan tidak acuh merupakan hal yang dapat memecah belah persatuan. Menjaga etika dalam persatuan dan kesatuan sangat penting dalam kehidupan berbangsa.

Nilai yang keempat adalah kerakyatan. Dalam kaitan dengan kerakyatan ini terkandung nilai lain yang sangat penting yaitu hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan. Suatu perbuatan belum tentu baik apabila tidak disetujui oleh masyarakat, namun perbuatan itu baik jika atas dasar musyawarah yang didasarkan pada konsep hikmah/kebijaksanaan.

Nilai yang kelima adalah keadilan. Pada sila kedua juga disebutkan kata ‘adil’, maka dalam sila kelima lebih dilihat lagi dalam konteks manusia selaku individu dan manusia yang bernegara. Etika dan nilai pada sila kelima lebih mengarahkan nilai – nilai keadilan sosial. Suatu perbuatan akan dikatakan baik apabila sesuai dengan prinsip dan nilai – nilai  keadilan dalam masyarakat.

Nilai – Nilai yang terkandung dalam pancasila dapat menjadi sistem etika yang sangat kuat. Kelima nilai tersebut tidak hanya bersifat mendasar bagi kita, namun juga harus bersifat realistis dan diterapkan dalam lingkungan sekitar kita. Seperti pada halnya dalam kajian aksiologi yang berkata bahwa keberadaan nilai itu mendahului fakta, maka nilai – nilai pancasila merupakan nilai – nilai  yang penting dan ideal yang sudah ada dalam cita – cita bangsa Indonesia yang harus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Figurative Language Analysis of Michele Meleen "Like Stars in the Sky" Poem

Like Stars in the Sky By: Michele Meleen Friends are like the stars in the sky, always there even when you can’t see them. They shine bright...