Wednesday, November 10, 2021

 

Nilai – Nilai Pancasila Sebagai Sistem Etika Dalam Kehidupan Berbangsa

Pancasila merupakan ideologi Negara Indonesia. Pancasila berasal dari dua kata bahasa sansekerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau dasar. Pancasila merupakan rumusan atau pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lantas mengapa pancasila dibentuk? Pancasila yang dijadikan sebagai dasar Negara mengandung makna bahwa nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi dasar atau pedoman bagi masyarakat Indonesia. Nilai pancasila dasarnya merupakan nilai – nilai  filsafat yang mendasar yang dijadikan peraturan dan dasar dari norma – norma  yang berlaku dalam Indonesia. Pancasila memiliki bermacam – macam fungsi dan kedudukan seperti sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa, ideologi Negara, jiwa dan kepribadian bangsa yang baik.  Nilai norma – norma adalah konsep – konsep yang saling berkaitan. Dalam hubungannya dengan pancasila maka ketiganya akan memberikan pemahaman yang saling melengkapi sebagai sistem etika. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakekatnya merupakan suatu nilai yang menjadi sumber dari segala penjabaran norma, baik norma hukum, norma moral maupun kenegaraan yang lain.

Secara bahasa kata ‘etika’ dari bahasa Yunani ethos yang memiliki arti tampak dari suatu kebiasaan. Etika ini lah yang kemudian menjadi perspektif objek/tolak ukur dalam perbuatan, sikap, atau tindakan manusia. Etika secara khusus merupakan ilmu yang mempelajari tentang sikap dan kesusilaan suatu individu dalam lingkungan pergaulannya yang berhubungan akan aturan dan prinsip terkait tingkah laku yang dianggap baik dan benar. Sedangkan etika secara umum merupakan aturan, norma, kaidah, ataupun tata cara yang biasa digunakan sebagai pedoman atau asas suatu individu dalam melakukan perbuatan dan tingkah laku dalam hal yang baik dan benar. Penerapan norma ini sangat erat kaitannya dengan sifat baik dan buruknya individu di dalam bermasyarakat. Dengan begitu, Etika merupakan ilmu yang mempelajari baik dan buruknya perbuatan kita serta kewajiban, hak, dan tanggung jawab masyarakat,  secara sosial maupun moral, pada setiap individu di dalam kehidupan bermasyarakatnya. Atau bisa dikatakan juga bahwa etika mencakup nilai yang berhubungan dengan akhlak individu terkait benar dan salahnya perbuatan tersebut. Etika tentunya harus dimiliki oleh setiap individu dan sangat dibutuhkan dalam bersosialisasi yang dimana hal itu menjadi jembatan atau penghubung agar terciptanya suatu kondisi yang baik di dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai contoh, etika yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan sekitar, yakni mengucap salam saat bertamu ke rumah orang, baik itu saudara, kerabat, maupun teman. Kemudian, meminta maaf setelah kita berbuat kesalahan, dan mengucapkan terima kasih saat seseorang telah menolong atau membantu kita.

Etika Pancasila mengatakan tentang nilai – nilai yang mendasar pada setiap sila panncasila dalam kehidupan manusia. Nilai yang pertama adalah  ketuhanan. Sila pertama merupakan nilai yang terpenting dalam kehidupan. Seluruh nilai – nilai kehidupan diturunkan dari sila ini. Suatu perbuatan dikatakan baik tidak bertentangan dengan nilai kebaikan. Pandangan demikian secara empiris bisa dibuktikan bahwa setiap perbuatan yang melanggar nilai, kaedah dan hukum tuhan ada kaitannya dengan etika manusia.

 Nilai yang kedua adalah kemanusiaan. Suatu perbuatan dikatakan baik apabila sesuai dengan nilai – nilai kemanusiaan. Prinsip pokok sila kedua ini terdapat pada nilai keadilan dan keadaban manusia. Keadilan menjadi syarat keseimbangan antara lahir dan batin, jasmani dan rohani, individu dan sosial, makhluk bebas mandiri dan makhluk Tuhan yang terikat hukum – hukum Tuhan. Keadaban mengindikasikan keunggulan manusia dibanding makhluk lain dalam beretika yang baik.

Nilai yang ketiga adalah kesatuan. Suatu perbuatan dikatakan baik ketika kita dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Sikap egois dan tidak acuh merupakan hal yang dapat memecah belah persatuan. Menjaga etika dalam persatuan dan kesatuan sangat penting dalam kehidupan berbangsa.

Nilai yang keempat adalah kerakyatan. Dalam kaitan dengan kerakyatan ini terkandung nilai lain yang sangat penting yaitu hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan. Suatu perbuatan belum tentu baik apabila tidak disetujui oleh masyarakat, namun perbuatan itu baik jika atas dasar musyawarah yang didasarkan pada konsep hikmah/kebijaksanaan.

Nilai yang kelima adalah keadilan. Pada sila kedua juga disebutkan kata ‘adil’, maka dalam sila kelima lebih dilihat lagi dalam konteks manusia selaku individu dan manusia yang bernegara. Etika dan nilai pada sila kelima lebih mengarahkan nilai – nilai keadilan sosial. Suatu perbuatan akan dikatakan baik apabila sesuai dengan prinsip dan nilai – nilai  keadilan dalam masyarakat.

Nilai – Nilai yang terkandung dalam pancasila dapat menjadi sistem etika yang sangat kuat. Kelima nilai tersebut tidak hanya bersifat mendasar bagi kita, namun juga harus bersifat realistis dan diterapkan dalam lingkungan sekitar kita. Seperti pada halnya dalam kajian aksiologi yang berkata bahwa keberadaan nilai itu mendahului fakta, maka nilai – nilai pancasila merupakan nilai – nilai  yang penting dan ideal yang sudah ada dalam cita – cita bangsa Indonesia yang harus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

No comments:

Post a Comment

Figurative Language Analysis of Michele Meleen "Like Stars in the Sky" Poem

Like Stars in the Sky By: Michele Meleen Friends are like the stars in the sky, always there even when you can’t see them. They shine bright...